
Gemilang di Kancah Internasional, Sivitas Akademika Prodi Hukum Keluarga Islam UIN Antasari Raih Beragam Penghargaan pada Borneo International Academic Forum (BIAF) 2026
- Posted by Humas Fakultas Syariah
- Categories Berita HKI
- Date 21/09/2026
Banjarmasin, 18 September 2026 – Keluarga besar Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah) Fakultas Syariah UIN Antasari Banjarmasin menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas prestasi membanggakan yang berhasil diraih oleh mahasiswa, alumni, dan dosen dalam ajang Borneo International Academic Forum (BIAF) 2026.
Ajang akademik bertaraf internasional tersebut menjadi ruang strategis bagi para akademisi muda untuk memperlihatkan kualitas riset, kemampuan presentasi ilmiah, serta kontribusi pemikiran dalam menjawab berbagai persoalan kontemporer melalui pendekatan multidisipliner.
Ketua Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah), Nahdia Nazmi, S.H.I., M.H., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa, alumni, serta dosen yang telah membawa nama baik Program Studi Hukum Keluarga Islam di tingkat internasional.
“Prestasi ini merupakan bukti nyata bahwa mahasiswa dan dosen Prodi Hukum Keluarga Islam memiliki kapasitas akademik yang kuat, kreativitas dalam penelitian, serta keberanian untuk berkompetisi di forum internasional. Kami sangat mengapresiasi kerja keras, dedikasi, dan semangat ilmiah yang telah ditunjukkan. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan budaya riset dan publikasi akademik,” ujar Nahdia Nazmi.
Sekretaris Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah), Ahmad Mubarak, S.H., M.Kn., juga memberikan penghargaan atas kontribusi para peserta yang telah mengharumkan nama program studi.
“Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan individu, tetapi juga menjadi representasi kualitas akademik Prodi Hukum Keluarga Islam. Kami berharap prestasi ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya agar terus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, melakukan penelitian yang berdampak, dan aktif mengambil bagian dalam forum akademik nasional maupun internasional,” ungkap Ahmad Mubarak.
Adapun capaian yang berhasil diraih dalam Borneo International Academic Forum (BIAF) 2026 meliputi:
- Muhammad Taha Madani Meraih Best Paper, Best Presenter, dan Best QnA Performance melalui karya: “Judicial Expansion of Female Nieces as Substitute Heirs: Decision No. 093/Pdt.P/2021/PA.Bjm”
- Nisa Adelia, Nahdia Nazmi, dan Ahmad Mubarak Meraih Best Presenter dan Best Research Question melalui karya: “RIMBA Framework: Conceptualizing the Principles of Ihya’ al-Mawat as the Foundation for the Rehabilitation of Degraded Lands Using Borneo’s Endemic Flora”
- Tiara Maulida, Nur Trimelawati, dan Meisya Nadia Meraih Best Slide Presentation melalui karya: “Pengalaman Spiritual Sebagai Mitigasi FOMO Pada Generasi Z: Studi Fenomenologi”
- Ahmad Zaid dan H. M. Hanafiah Meraih Best Research Question dan Best QnA Performance melalui karya: “The Limits of Maqāshid Al-Syarī’ah as an Independent Basis in Inheritance Law”
- Kania Arbella, Rahmatul Magfirah, Ihda Raudatul Jannah, dan Hj. Mariani Meraih Best Presenter melalui karya: “Legal Protection of a Wife’s Rights in a ‘Kawin Gantung’ Arrangement: A Perspective from Positive Law in Indonesia”
- Anas, Huda Noor Rahman, dan Akhmad Maulana Meraih Best Slide Presentation melalui karya: “Digital Tazkiyat al-Nafs: Islamic Coping Mechanism among Migrant Students”
- M. Ali Fada, Ahmad Baihaqi, dan Abdurrahim Meraih Best Presenter dan Best QnA Performance melalui karya: “Public Policy Berbasis Maqashid Al-Syariah dalam Penanganan LGBT pada Era Digital di Kota Banjarmasin”
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah) UIN Antasari Banjarmasin terus berkomitmen dalam membangun tradisi akademik yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global.
Keluarga besar Program Studi Hukum Keluarga Islam menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh penerima penghargaan. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi untuk terus berkarya, berinovasi, dan membawa nama baik Fakultas Syariah UIN Antasari Banjarmasin di tingkat nasional maupun internasional.
Selamat dan sukses untuk para mahasiswa, alumni, dan dosen Prodi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah). Terus berkarya, terus menginspirasi.

(Muhammad Taha Madani: “Judicial Expansion of Female Nieces as Substitute Heirs: Decision No. 093/Pdt.P/2021/PA.Bjm”. Best Paper, Best Persentasi, Best Q&A)

(Nisa Adelia, Nahdia Nazmi, Ahmad Mubarak. “RIMBA Framework: Conceptualizing the Principles of Ihya’ al-Mawat as the Foundation for the Rehabilitation of Degraded Lands Using Borneo’s Endemic Flora”. Best Presenter, Best Research Question)

(Tiara Maulida, Nur Trimelawati, Meisya Nadia. “Pengalaman Spiritual Sebagai Mitigasi FOMO Pada Generasi Z: Studi Fenomenologi” Best Slide Presentation)

(Ahmad Zaid. “The Limits of Maqāshid Al-Syarī’ah as an Independent Basis in Inheritance Law” Best Research Question dan Best QnA Performance)

(Kania Arbella, Rahmatul Magfirah, Ihda Raudatul Jannah, dan Hj. Mariani “Legal Protection of a Wife’s Rights in a ‘Kawin Gantung’ Arrangement: A Perspective from Positive Law in Indonesia” Best Presenter)

(Anas, Huda Noor Rahman, dan Akhmad Maulana. “Digital Tazkiyat al-Nafs: Islamic Coping Mechanism among Migrant Students”. Best Slide Presentation)

(M. Ali Fada, Ahmad Baihaqi, dan Abdurrahim. “Public Policy Berbasis Maqashid Al-Syariah dalam Penanganan LGBT pada Era Digital di Kota Banjarmasin” Best Presenter dan Best QnA Performance)
Tag:BIAF HKI



