
EVALUASI DAN PENUTUPAN PRAKTIKUM, PRODI HUKUM TATANEGARA (SIYASAH SYARIYYAH) GELAR RANGKAIAN AKHIR PRAKTIKUM A MAHASISWA ANGKATAN 2024
BANJARMASIN — Kamis, (01/10/2026) Program Studi Hukum Tatanegara (Siyasah Syariyyah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin selenggarakan kegiatan puncak yang menandai rangkaian akhir dari proses praktikum A mahasiswa angkatan 2024. Acara yang sarat akan agenda refleksi dan evaluasi ini dilangsungkan pada Kamis, 1 Oktober 2026, bertempat di Aula Fakultas Syariah.
Pelaksanaan kegiatan di Aula Fakultas Syariah ini dirancang bukan sekadar seremoni penutupan, melainkan sebagai forum strategis untuk meninjau kembali seluruh alur perjalanan akademik dan teknis yang telah dilalui mahasiswa selama mengikuti program praktikum A. Melalui kegiatan ini, mahasiswa Angkatan 2024 yang sebelumnya menjalani praktikum A, melaporkan satu persatu kegiatan praktikum di penempatan masing-masing. Pihak program studi memastikan bahwa setiap tahapan pengalaman lapangan yang didapatkan mahasiswa mampu memberikan penguatan kompetensi nyata yang selaras dengan profil lulusan Program Studi Hukum Tatanegara.
Ruang Terbuka Penyampaian Masukan dan Evaluasi Konstruktif
Salah satu titik krusial dalam rangkaian akhir ini adalah sesi diskusi interaktif dan pemaparan evaluasi bersama. Mahasiswa tidak hanya mendengarkan pengarahan akhir, tetapi juga diberikan ruang seluas-luasnya untuk secara aktif menyampaikan masukan, kritik membangun, serta berbagai catatan lapangan selama mereka menjalani proses praktikum.

Gambar 2. Mahasiswa memberikan menyampaikan pengalaman selama praktikum
Berbagai aspirasi dan gagasan segar mengalir dari para peserta mahasiswa terkait dinamika teknis, efektivitas penempatan, hingga sinkronisasi antara materi perkuliahan teoretis dengan realitas penegakan hukum di lapangan. Pihak program studi menyambut hangat setiap masukan yang disampaikan, menilai bahwa keterlibatan aktif mahasiswa merupakan elemen vital dalam kerangka evaluasi berbasis mutu dan pendekatan Outcome-Based Education (OBE).
“Masukan dan evaluasi langsung dari mahasiswa ini sangat esensial. Mereka adalah subjek sekaligus pelaku utama yang merasakan langsung dinamika di lapangan. Catatan-catatan kritis yang mereka sampaikan hari ini akan menjadi bahan rujukan utama bagi tim pengelola prodi untuk melakukan perbaikan, penyesuaian regulasi internal, serta peningkatan kualitas penyelenggaraan praktikum pada periode berikutnya,” ujar Dr. Ahmad Muhajir, M.A., selaku plt. Ketua Program Studi Hukum Tatanegara (siyasah syar’iyyah).
Komitmen Peningkatan Mutu Berkelanjutan
Melalui penutupan rangkaian praktikum A ini, Fakultas Syariah UIN Antasari terus menunjukkan komitmennya dalam melahirkan lulusan sarjana hukum yang tidak hanya unggul secara konseptual dan teoretis di kelas, tetapi juga memiliki kepekaan praktis, daya analisis yang tajam, serta kesiapan mental dalam menghadapi kompleksitas tata kelola pemerintahan dan hukum positif.
Rangkaian kegiatan di Aula Fakultas Syariah tersebut ditutup dengan penyerahan laporan akhir secara simbolis, perumusan butir-butir rekomendasi perbaikan kurikulum praktikum, serta sesi foto bersama seluruh dosen pembimbing dan mahasiswa peserta praktikum A dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan. (nl)





