Suara Mahasiswa dalam EDOM, Apresiasi bagi Dosen Terbaik Fakultas Syariah
Banjarmasin — Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa (EDOM) tidak hanya menjadi instrumen untuk menilai proses pembelajaran, tetapi juga menghadirkan gambaran tentang pengalaman mahasiswa selama mengikuti perkuliahan. Hasil EDOM Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 di Fakultas Syariah UIN Antasari Banjarmasin menunjukkan sejumlah capaian dosen yang memperoleh respons sangat positif dari mahasiswa.
Berdasarkan Laporan Analisis EDOM Genap 2025/2026 yang disusun Unit Penjaminan Mutu (UPM) Fakultas Syariah, nilai rata-rata EDOM fakultas mencapai 3,84 dari skala 4,00, dengan partisipasi 808 mahasiswa. Evaluasi mencakup 71 dosen atau tim pengajar, dengan 122 catatan penilaian dosen pada berbagai program studi.
Di antara hasil tersebut, sejumlah dosen mencatat nilai EDOM yang menonjol. Angka penilaian yang tinggi, disertai komentar mahasiswa tentang pengalaman belajar mereka, menjadi potret positif pembelajaran sekaligus alasan untuk menyampaikan apresiasi atas kinerja akademik para dosen.
Konsistensi Hampir Sempurna: Dr. Gusti Muzainah, M.H., Raih Nilai 3,99

Dr. Gusti Muzainah, M.H., mencatat rata-rata EDOM 3,99, tertinggi di antara dosen yang mengajar lebih dari satu kelas dalam laporan tersebut. Capaian ini menunjukkan penilaian mahasiswa yang sangat positif terhadap pelaksanaan perkuliahan yang diampunya.
Dari 12 butir penilaian, delapan memperoleh nilai sempurna 4,00. Nilai terendahnya tercatat sebesar 3,97 pada mata kuliah Metode Penelitian Hukum di Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI).
Capaian tersebut memperlihatkan konsistensi penilaian mahasiswa terhadap berbagai aspek pembelajaran yang dievaluasi melalui EDOM.
Tegas, Santai, dan Menggugah Cara Berpikir: Drs. M. Ilham Masykuri Hamdie, M.Ag.

Drs. M. Ilham Masykuri Hamdie, M.Ag., memperoleh rata-rata EDOM 3,96. Penilaian untuk mata kuliah Akhlak Tasawuf yang diampunya tercatat pada tiga program studi, dengan total 109 responden dari lima kelas.
Bukan hanya angka yang menonjol, komentar mahasiswa juga memberikan gambaran tentang suasana perkuliahan. Beberapa mahasiswa menilai pembelajaran mudah dipahami dan menggambarkan gaya mengajar dosen sebagai “tegas tapi santai”. Ada pula komentar yang menyebut perkuliahan tersebut sebagai pengalaman yang “mendobrak pemikiran”.
Respons ini memperlihatkan bahwa pengalaman belajar mahasiswa tidak hanya berkaitan dengan pemahaman materi, tetapi juga dengan suasana kelas dan cara dosen mendorong mahasiswa untuk berpikir.
Perkuliahan yang Menyenangkan, Dosen yang Menjadi Panutan: Miftah Faridh, S.H.I., M.H.I.

Miftah Faridh, S.H.I., M.H.I., mencatat rata-rata EDOM 3,95 pada dua program studi. Mata kuliah yang diampunya meliputi Ilmu Hadis, Filsafat Hukum Islam, dan Pengantar Perbandingan Mazhab.
Dalam komentar yang dihimpun melalui EDOM, mahasiswa menggambarkan perkuliahan sebagai kegiatan yang “seru”. Ada pula mahasiswa yang menyebut dosen sebagai “panutan”.
Di samping respons positif tersebut, terdapat masukan agar pembagian peran dalam diskusi kelas dapat berlangsung lebih merata. Masukan ini menjadi bagian penting dari evaluasi karena EDOM tidak hanya merekam hal-hal yang telah berjalan baik, tetapi juga memberikan gambaran mengenai aspek pembelajaran yang masih dapat dikembangkan.
Nilai Sempurna untuk Ilmu Tauhid: Iqnaul Umam Ashidiqi, M.H.

Iqnaul Umam Ashidiqi, M.H., memperoleh nilai 4,00 untuk mata kuliah Ilmu Tauhid di kelas HES 25A berdasarkan penilaian 40 responden. Sementara itu, rata-rata keseluruhan dari empat program studi yang tercatat dalam laporan mencapai 3,90, dengan total 125 responden.
Dari 12 butir penilaian, sepuluh memperoleh nilai 4,00. Dua butir lainnya, yakni terkait kehadiran dan dukungan terhadap potensi individual mahasiswa, masing-masing memperoleh nilai 3,98.
Komentar mahasiswa menggambarkan perkuliahan yang mudah dipahami dan menyenangkan. Capaian ini menunjukkan bahwa pengalaman belajar yang positif dapat tercermin melalui skor penilaian sekaligus tanggapan mahasiswa terhadap proses pembelajaran.
Dari Angka ke Pengalaman Belajar: EDOM sebagai Cermin Apresiasi
Hasil Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa (EDOM) tidak hanya memberikan gambaran tentang kualitas proses perkuliahan, tetapi juga memperlihatkan bagaimana mahasiswa merasakan pengalaman belajar bersama dosennya. Melalui penilaian ini, capaian dosen yang memperoleh respons sangat positif dapat dikenali dan diapresiasi.
Di Fakultas Syariah UIN Antasari Banjarmasin, capaian Dr. Gusti Muzainah, M.H., Drs. M. Ilham Masykuri Hamdie, M.Ag., Miftah Faridh, S.H.I., M.H.I., dan Iqnaul Umam Ashidiqi, M.H., menjadi bagian dari potret positif hasil EDOM Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Nilai yang mereka raih, disertai tanggapan mahasiswa terhadap proses pembelajaran, memberikan alasan untuk menyampaikan apresiasi atas kinerja akademik mereka.
Publikasi ini menjadi ruang untuk mengapresiasi capaian tersebut sekaligus mengenalkan praktik pembelajaran yang mendapat respons baik dari mahasiswa. Semoga capaian ini membawa kebanggaan bagi para dosen yang bersangkutan dan menjadi semangat seluruh keluarga besar Fakultas Syariah untuk memberikan pelayanan dan proses pembelajaran terbaik kepada Mahasiswa kedepannya!
(Dilaporkan oleh AM)
Tag:EDOM, Fakultas Syariah



