
Tiga Mahasiswa HKI UIN Antasari Raih Juara Terbaik I Debat pada Competition Festival HIMA FH UNISKA MAB 2026
BANJARMASIN — Kabar membanggakan datang dari mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI), Fakultas Syariah, UIN Antasari Banjarmasin. Tiga mahasiswa HKI, yakni Tiara Maulida, Nur Trimelawati, dan Meisya Nadia, berhasil meraih Juara Terbaik I pada cabang debat dalam ajang Competition Festival HIMA FH UNISKA MAB 2026.
Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB) pada 30–31 Oktober 2026. Keberhasilan tim HKI menjadi pencapaian penting yang memperlihatkan partisipasi aktif mahasiswa dalam kegiatan akademik dan kompetisi argumentasi hukum di luar kampus.
Melalui cabang debat, para peserta ditantang untuk mengemukakan pendapat secara terstruktur, menimbang berbagai sudut pandang, serta mempertahankan argumentasi berdasarkan penalaran yang kuat. Keberhasilan ketiga mahasiswa HKI ini sekaligus memperlihatkan bahwa kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan kerja sama tim merupakan bagian penting dari pengembangan kompetensi mahasiswa hukum.
Ketua Program Studi Hukum Keluarga Islam, Nahdia Nazmi, S.H.I., M.H., menyampaikan apresiasi atas pencapaian para mahasiswa. Menurutnya, prestasi ini menjadi kebanggaan bagi program studi sekaligus dorongan bagi mahasiswa lainnya untuk berani mengembangkan potensi melalui berbagai ajang kompetisi.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tiara Maulida, Nur Trimelawati, dan Meisya Nadia. Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus belajar, mengasah kemampuan berpikir kritis, dan membawa nama baik Program Studi Hukum Keluarga Islam melalui karya serta prestasi,” demikian draf pernyataan apresiasi Ketua Program Studi.
Sekretaris Program Studi Hukum Keluarga Islam, Ahmad Mubarak, S.H., M.Kn., turut mengapresiasi kerja keras serta kekompakan tim. Ia menekankan bahwa pengalaman mengikuti kompetisi memiliki nilai pendidikan yang tidak kalah penting dibandingkan dengan hasil perlombaan itu sendiri.
“Prestasi ini menunjukkan pentingnya keberanian untuk berkompetisi, kedisiplinan mempersiapkan diri, serta kemampuan bekerja sama. Semoga keberhasilan ini menjadi awal dari semakin banyaknya capaian mahasiswa HKI, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional,” demikian draf pernyataan apresiasi Sekretaris Program Studi.
Program Studi Hukum Keluarga Islam berharap capaian tersebut semakin memperkuat budaya akademik yang aktif, kompetitif, dan kolaboratif. Prestasi ketiga mahasiswa ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan bidang keilmuannya.



