
Mahasiswa Prodi Perbandingan Mazhab Raih Prestasi Internasional pada BIAF 2026
- Posted by Humas Fakultas Syariah
- Categories Berita PM
- Date 24/09/2026
Banjarmasin, 24 September 2026 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Perbandingan Mazhab, Fakultas Syariah UIN Antasari Banjarmasin, dalam ajang Borneo International Academic Forum (BIAF) 2026 yang berlangsung pada 17–19 September 2026 di UIN Antasari Banjarmasin.
Mengusung tema “Continuity and Change: Islam, Science, and Society in the Digital Age”, BIAF 2026 menjadi ruang bagi peserta untuk mempresentasikan gagasan dan hasil penelitian sekaligus mengembangkan kemampuan akademik melalui diskusi dan kompetisi ilmiah.
Pada ajang tersebut, delegasi yang melibatkan mahasiswa Program Studi Perbandingan Mazhab berhasil meraih dua penghargaan.
Penghargaan pertama diraih oleh Muhammad Abdi Maulana, mahasiswa Program Studi Perbandingan Mazhab angkatan 2023, bersama Ahmad Maulana, alumni Pascasarjana UIN Antasari Banjarmasin yang berhasil meraih 1st Place – The Best Argumentation melalui penelitian berjudul “The Next-Gen Pesantren: Creating Safe and Accountable Environments at Pondok Pesantren Insan Madani Banjarmasin.”
Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa Program Studi Perbandingan Mazhab memiliki ruang untuk membangun jejaring dan bekerja sama dalam lingkungan akademik dengan berbagai pihak, termasuk alumni dari lintas jenjang pendidikan. Pengalaman tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk bertukar gagasan, mengembangkan penelitian, dan memperluas wawasan melalui proses akademik yang kolaboratif.
Prestasi berikutnya diraih oleh Salim, mahasiswa Program Studi Perbandingan Mazhab angkatan 2024, bersama Mariatul Kiftiah, mahasiswi angkatan 2025, yang berhasil memperoleh 3rd Place – Best Q&A Performance melalui penelitian berjudul “Fulfillment of a Father’s Obligations toward His Child under Islamic Law as a Preventive Measure against the ‘Father Wound’.”
Dua capaian tersebut memperlihatkan keberagaman kemampuan mahasiswa Program Studi Perbandingan Mazhab dalam mengikuti forum akademik, baik dalam menyampaikan argumentasi maupun merespons pertanyaan dan diskusi secara ilmiah. Selain itu, keterlibatan mahasiswa dari angkatan yang berbeda juga mencerminkan adanya ruang bagi mahasiswa untuk saling belajar dan membangun pengalaman akademik bersama.
Keikutsertaan mahasiswa dalam BIAF 2026 sekaligus menjadi ruang bagi Program Studi Perbandingan Mazhab untuk memperkenalkan kajian-kajian hukum Islam yang bersentuhan dengan berbagai persoalan kontemporer, mulai dari lingkungan pesantren yang aman dan akuntabel hingga pemenuhan kewajiban orang tua terhadap anak dalam perspektif hukum Islam.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa Program Studi Perbandingan Mazhab untuk terus mengembangkan kemampuan penelitian, argumentasi, presentasi, serta berpartisipasi dalam berbagai forum akademik di tingkat nasional maupun internasional.
Tag:PM BIAF



